-->

Media Informasi Warga Banda Aceh

Cari Berita Disini

Kantor Berita Peristiwa

Farid Nyak Umar Kutuk Agresi Barbar Zionis Israel di Palestina

Banda Aceh - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mengutuk aksi barbar yang dilakukan Zionis-Israel terhadap rakyat Palestina. Aksi tersebut diawali dengan pengusiran paksa empat keluarga Palestina dari kediaman mereka di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, yang kemudian memicu protes keras dari warga Palestina. Lalu Zionis-Israel pun dengan bengisnya melakukan kekerasan dan menembak para jamaah yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa pada penghujung bulan ramadhan.

"Kami mengutuk tindakan barbar yang dilakukan Zionis-Israel yang melabrak hak asasi manusia dan hukum internasional. Ini merupakan tindakan keji yang tidak dibenarkan oleh agama manapun," kata Farid, Senin 17 Mei 2021 di Banda Aceh. Selengkapnya Klik disini  Farid Nyak Umar mengutuk aksi barbar yang dilakukan Zionis-Israel terhadap rakyat Palestina

Serangan Israel Tewaskan 65 Orang di Gaza, 16 Anak-anak, Joe Biden Dukung Israel

Serangan Israel Tewaskan 65 Orang di Gaza, 16 Anak-anak, Joe Biden Dukung Israel

Kementerian Kesehatan Palestina menyebut sebanyak 65 orang tewas karena serangan Israel, 16 di antaranya anak-anak

Serangan udara Israel diklaim Kementerian Kesehatan telah menewaskan 65 orang di Gaza. (AP/Mohammed Ali)


Peristiwa.co, Gaza - Jumlah korban tewas di Gaza kian melonjak seiring memanasnya konflik Israel-Palestina dalam empat hari ke belakang. Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Palestina, korban tewas keseluruhan di Gaza saat ini telah mencapai 65 orang, termasuk 16 anak-anak.

Selain korban meninggal, Kementerian Kesehatan juga menyatakan 365 orang yang luka-luka.

Sementara itu menurut data yang disajikan Aljazeera, Rabu (12/5), enam orang dari pihak Israel tewas karena serangan roket dari militan di Gaza, termasuk satu tentara Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan komandan brigade untuk Kota Gaza menjadi salah satu korban di antara 16 anggota Hamas yang tewas pada Rabu (12/5).

"Ini baru permulaan. Kami akan memukul mereka seperti yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya," ujar Netanyahu.

Sejak penutupan akses ke Masjid Al Aqsa pada pekan lalu, konflik Israel-Palestina kembali pecah. Hal ini disusul sengketa tanah di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Putusan pengadilan distrik Yerusalem memenangkan pemukim Yahudi di Sheikh Jarrah. Bentrokan kedua pihak pun tidak terbendung.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden kemarin menelepon Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membahas konflik teranyar Palestina-Israel.

Dalam pembicaraan itu Biden mengatakan "Israel punya hak untuk membela diri ketika ribuan roket meluncur menuju wilayah negara Anda".
Biden juga menuturkan dia berharap konflik terbaru ini bisa segera usai.

Dikutip dari laman Anadolu, Kamis (13/5), dalam sambungan telepon dengan Netanyahu, Biden memastikan dukungan Amerika Serikat untuk "mendorong situasi agar kembali damai" dan "memastikan dukungannya terhadap keamanan Israel tetap kokoh dan Israel punya hak untuk membela diri dan rakyatnya sekaligus melindungi rakyat," demikian pernyataan Gedung Putih.

Kerumunan Joget Ria di Banda Aceh Terjadi Ditengah Peningkatan Kasus Covid-19

Banda Aceh - Sebuah video yang memperlihatkan muda-mudi berjoget ria viral di media sosial, Kamis 22 April 2021.
Belakangan diketahui video yang mengotori kesucian bulan suci Ramadhan itu diambil disalah satu cafe di kawasan Peunayong kota Banda Aceh.


Sejumlah pihak pun bereaksi melihat video yang disebut sebagai konser amal itu, mereka menantang pihak kepolisian untuk mengusut video tersebut, karena selain mengotori kesucian bulan suci Ramadhan, video itu juga memperlihatkan adanya pelanggaran serius terhadap protokol kesehatan. Muda-mudi yang berjoget ria itu terlihat berkerumun dan tidak menggunakan masker.
Padahal sebelumnya satgas covid-19 Aceh baru saja mengeluarkan pernyataan terkait meningkatnya kasus Covid-19 di Aceh dalam beberapa hari terakhir, bahkan peningkatan tertinggi terjadi di kota Banda Aceh.
Berdasarkan data Selasa (20/4/2021), kasus positif Covid-19 bertambah lagi 52 orang, yakni warga Banda Aceh 16 orang, Aceh Tamiang sembilan orang, Aceh Besar delapan orang, Pidie tujuh orang, dan Bireuen sebanyak dua orang. Warga Gayo Lues, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Subulussalam, masing-masing satu orang. Sisanya, enam warga luar daerah. 
Namun belakangan diketahui, cafe tempat berlangsungnya aksi hura-hura itu telah dilakukan penyegelan oleh tim gabungan Satpol PP dan WH kota Banda Aceh.(anterokini)
Aceh Berlakukan PPKM Mikro Tingkat Desa

Aceh Berlakukan PPKM Mikro Tingkat Desa

 

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro periode 16-19 April 2021 akan dilaksanakan di Provinsi Aceh.

Pelaksanaan kebijakan tersebut melibatkan seluruh Satgas Covid-19 tingkat desa karena pemberlakuan PPKM tersebut dilakukan berbasis desa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif, dalam rapat virtual persiapan PPKM di Aceh, dari Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu, (14/4/2021).

Hanif mengatakan, pemberlakuan PPKM di Aceh merujuk terhadap Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 07 Tahun 2021. Instruksi itu berisi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019.

“Gubernur Aceh menjadi salah satu dari beberapa gubernur dan bupati/wali kota yang dituju dari instruksi tersebut,” kata Hanif.
Hanif menjelaskan, penetapan Aceh sebagai wilayah yang harus melaksanakan PPKM dilakukan Satgas Covid-19 Nasional, berdasarkan pertimbangan sejumlah data terkait Covid-19, mulai dari kasus aktif, kasus kumulatif, pasien meninggal, dan sembuh.

Pelaksanaan PPKM Mikro dilakukan berbasis desa. Setiap desa nantinya akan menetapkan dusun dan RT nya berdasarkan kriteria zonasi pengendalian wilayah. Untuk dusun yang tidak terdapat masyarakat positif Covid-19 maka akan ditetapkan sebagai zona hijau.

“Pengendalian di zona hijau dilakukan dengan surveilans aktif, seluruh suspek dites dan pemantauan kasus tetap dilakukan secara rutin dan berkala,” kata Hanif.

Selanjunya, dusun akan ditetapkan sebagai zona kuning apabila terdapat satu sampai dua rumah yang ada kasus konfirmasi positif selama tujuh hari terakhir. Pengendalian di zona tersebut dilakukan dengan cara menemukan kontak erat, lalu melakukan isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat.

Sementara untuk dusun yang terdapat tiga sampai lima rumah yang ada kasus positif maka ditetapkan sebagai zona oranye. Sedangkan zona merah ditetapkan bila ada dusun yang terdapat lebih dari lima rumah yang ada kasus positif Covid-19 selama tujuh hari terakhir.

“Pada zona merah isolasi mandiri dilakukan secara terpusat dengan pengawasan ketat. Kemudian tempat bermain anak-anak dan tempat umum ditutup, kerumunan tidak lebih dari tiga orang. Selain itu, keluar masuk wilayah dusun dibatasi hingga pukul delapan malam serta kegiatan sosial masyarakat ditiadakan,” ujar Hanif.

Hanif menyebutkan, pelaksanaan PPKM Mikro tersebut akan disukseskan oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tim Penggerak PKK, Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, penyuluh dan pendamping desa, tenaga kesehatan dan berbagai unsur lainnya di tingkat desa.

“Dalam pelaksanaan posko tingkat desa anggarannya dibebankan pada masing-masing unsur pemerintah sesuai dengan pokok kebutuhan. Kebutuhan tingkat desa dibebankan pada Dana Desa. Kebutuhan terkait Babinsa dan Bhabinkamtibmas dibebankan pada anggaran TNI dan Polri,” ujar Hanif.

“Kemudian, kebutuhan untuk testing, tracing dan treatment (3 T) dibebankan anggarannya pada Kementerian Kesehatan atau BNPB dan bisa juga menggunakan anggaran APBD provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Hanif.(anterokini)

Jam Kerja ASN Selama Bulan Ramadan 1442 H Seluruh Indonesia

 


Peristiwa.co, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengatur jam kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) menjelang hadirnya bulan Ramadan 1442 Hijriah. Pengaturan jam kerja ini tetap memperhatikan pengendalian Covid-19 pada lingkungan instansi pemerintah.

Pengaturan jam kerja selama bulan Ramadan tercantum melalui SE Menteri PANRB No. 09/2021 tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadan 1442 Hijriah Bagi Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Baca Selengkapnya Klik Disini...

Gubernur Ajak Irwasum Polri dan Wali Kota Bogor Gowes ke Situs Tsunami

 

Banda Aceh - Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengajak Komjen Pol Agung Budi Maryoto dan Wali Kota Bogor Bima Arya, napak tilas ke sejumlah situs tsunami yang ada di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Senin (29/3/2021) pagi.

Kedua tokoh ini berada di Kota Banda Aceh untuk menghadiri dua agenda berbeda. Irwasum Polri ke Aceh untuk menghadiri acara Focus Grup Discussion (FGD) Pencegahan Pungli pada Layanan Sekolah Tingkat SMA, SMK dan SLB, yang digelar oleh Dinas Pendidikan Aceh.

Baca Juga : Gubernur Aceh Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Lhoong

Sementara itu, Wali Kota Bogor datang ke Aceh untuk menghadiri acara Pra Kongres V Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), yang digelar oleh Pemerintah Kota Banda Aceh.


Gubernur Aceh memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk mempromosikan potensi wisata tsunami dan suasana kondusif Aceh saat ini kepada dua pejabat dimaksud. Ba’da Shubuh Gubernur mengajak kedua pejabat ini gowes.

Sejumlah situs tsunami pun disinggahi. Perjalanan dimulai dari Hotel Hermes. Selanjutnya, rombongan bertolak ke Museum Tsunami Aceh. Setelah beristirahat sesaat, Gubernur dan rombongan menuju ke situs tsunami PLTD Apung di Gampong Punge.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pantai Ulee Lheue. Kemudian, perjalanan dilanjutkan ke Lhoknga, tepatnya di Tanjakan di sisi Taman Tepi laut Aceh Besar.

Setelah beristirahat sesaat dan mengabadikan beberapa momen, rombongan bergerak kembali ke Banda Aceh. Pagi ini, lebih 25 kilometer jarak tempuh dilalui oleh Gubernur dan rombongan.

Berita Aktivitas KPK di Aceh


Ketua KPK Ingatkan Pemerintah Aceh: Jangan Ada Uang Ketok Palu

Banda Aceh – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah di wilayah Aceh agar tidak melakukan korupsi pada proses pengesahan suatu kebijakan. 

“Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Walikota saya titip pesan jangan pernah ada uang ketok palu. Kalau itu sampai terjadi, tujuan negara tidak akan pernah terwujud. Ketok palu awal korupsi,” tegas Firli.

Demikian disampaikan Firli di hadapan 24 kepala daerah meliputi gubernur dan bupati/walikota beserta jajaran, serta Perwakilan BPKP dan BPK di wilayah Aceh dalam rapat koordinasi program pemberantasan korupsi terintegrasi, bertempat di Auditorium Kantor Gubernur Aceh, Jumat, 26 Maret 2021. Baca Selengkapnya Klik di sini.

Ini Daftar Dugaan Korupsi di Aceh Yang di Terima Ketua KPK Dari MPO Aceh

Banda Aceh - Masyarakat Pengawal Otsus (MPO) Aceh meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan upaya penindakan terhadap berbagai dugaan kasus korupsi yang terjadi di Aceh. 
“Hari ini kita menyerahkan laporan dugaan atau indikasi tindak pidana korupsi langsung kepada Ketua KPK,”ujar Koordinator MPO Aceh Syakya  Meirizal, Jumat (26/03/2021). Baca Selengkapnya Klik disini 

Terima Audiensi Kakanwil Kemenkumham Aceh Yang Baru, Nova Ingatkan Pelayanan Terbaik

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah didampingi Kepala Biro Hukum Setda Aceh Amrizal J Prang menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh yang baru Meurah Budiman, di ruang tamu Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (25/3/2021).

Dalam pertemuan itu, Nova mengatakan di tengah kondisi Aceh yang terpuruk akibat berbagai terpaan bencana, baik alam maupun non alam, ia menginginkan Kemenkumham sebagai salah satu lembaga vertikal yang memiliki unit pelayanan public, agar senantiasa terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Di tengah kondisi tidak baik ini, kita juga harus terus menjaga kesehatan kita, agar bisa membantu dan melayani rakyat kita yang sedang susah,” kata Nova.

Baca Juga : Antisipasi Wilayah Rawan Korupsi dengan Pembenahan dan Penguatan Kapasitas

Dalam membangun Aceh, kata Nova, dibutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh. Maka, itu silaturrahmi ini merupakan langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik, yang pada akhirnya akan bermuara dengan sinergitas yang kuat antara kedua belah lembaga.

“Bagi saya silaturrahmi ini sebuah kenikmatan, kita masih bisa menjalin persaudaraan dan komunikasi yang baik. Terkait tugas, silaturrahmi menjadi sebuah keharusan,” ujar sosok nomor satu di Aceh ini.

Silaturrahmi dan komunikasi yang baik, sebut Nova, menjadi kunci utama dalam membangun dan mempererat sinergitas dan soliditas. Tanpa komunikasi, setiap persoalan akan sulit teratasi, lebih dari itu, tugas akan sulit berjalan dengan lancar. “Selamat untuk Kakanwil Kemenkumham Aceh yang baru, kita harap silaturahmi ini awal yang baik untuk meningkatkan sinergitas kita, mengingat hubungan kita (Pemerintah Aceh dan Kemenkumham) sangat baik, banyak sekali kaitan dan kerja sama yang kita bangun selama ini,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh Meurah Budiman, mengatakan bahwa silaturahmi itu sebagai perkenalan diri bagi pejabat baru Kakanwil Kemenkumham Aceh.

“Sebagai pejabat baru, mohon dukungan dan bimbingan dari Gubernur Aceh. Tentunya dengan visi misi yang sama dalam pembangunan Aceh, kami di bidang hukum, HAM, kemasyarakatan kita akan terus saling bersinergi, dan siap mendampingi,” ujarnya pria yang terakhir menjabat posisi Kadiv Pas di Kanwil Kemenkumham Aceh itu.

Pertemuan tersebut menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar terhindar dari penularan Covid-19.

Gubernur Aceh Terima Silaturrahmi Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah menerima kunjungan silaturrahmi Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh Gusrizal yang didampingi Wakil Ketua PT Ade Komarudin beserta jajarannya, di Ruang Tamu Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (25/3/2021).

Pertemuan yang juga diikuti oleh Kepala Biro Hukum Setda Aceh Amrizal J Prang tersebut, dalam rangka melanjutkan tradisi silaturrahmi sekaligus melaporkan terkait pejabat baru Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh yang baru menjabat selama 10 bulan.

Pejabat PT kata Nova, merupakan bagian dari keluarga besar Pemerintah Aceh, yang mana mereka merupakan bagian dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Oleh sebab itu, Nova mengapresiasi atas kunjungannya tersebut, sebab jalinan silaturrahmi antar pimpinan merupakan bagian dari langkah awal untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam mengupayakan berbagai kepentingan menjalin kerja sama dalam menjalankan tugas kedinasan. untuk daerah, khususnya dalam pelayanan masyarakat.

“Tentu silaturahmi ini kewajiban kita, harus kita lakukan secara terus- menerus. Setiap silaturrahmi pasti banyak manfaatnya,” kata Nova.

Nova mengucapkan selamat kepada Gusrizal dan Ade Komarudin atas jabatan baru yang diemban. Mutasi dan promosi tersebut, kata Nova adalah bagian dari penyegaran manajemen sehingga pasti akan selalu menjadi bagian dari perjalanan karir pegawai pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Banda Aceh baru Gusrizal mengatakan kunjungan silaturrahmi itu dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi yang sudah ada, serta akan mempermudah koordinasi menjalankan tugas kedinasan, khususnya dalam menjalankan tugas pokok pada Pengadilan Tinggi Banda Aceh.

“Kami melapor sebagai pejabat baru, sehingga ke depannya kita bisa bekerja sama dengan baik. Dalam pelaksanaan, kami pihak yudikatif, tentu siap mendukung dan bekerjasama dengan pihak eksekutif,” kata Gusrizal.

Pertemuan itu menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar terhindar dari penularan covid-19.

2 Unit Bus Sempati Star Terbakar

2 Unit Bus Sempati Star Terbakar

Foto: Istimewa

Banda Aceh - Sebanyak dua unit bus sempati star yang sedang parkir di terminal Batoh, Banda Aceh terbakar.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (20/3/2021) sekira pukul 14.45 Wib. Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa.

Sementara dugaan penyebab terbakarnya dua unit bus Sempati Star yang terparkir di terminal bus Batoh belum diketahui.

"Kita belum mendapatkan info pasti terkait penyebab terbakarnya dua unit bus Sempati star tersebut,"kata Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam Kebakaran DPKP Banda Aceh, Yudi di Banda Aceh.

Untuk memadamkan api tersebut, kata dia, pihaknya telah mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Hingga saat ini, pihak pemadam sedang berupaya memadamkan api tersebut.(acehbisnis)

Nova dan Istri Tunaikan Kewajiban Bayar Zakat di Baitul Mal Aceh

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama istri, Dyah Erti Idawati, menunaikan kewajiban membayar zakat di Baitul Mal Aceh, Rabu 10/3. Usai menerima zakat dari orang nomor satu Aceh itu, amil kemudian berdoa agar rezeki gubernur lancar dan berkah.

Kedatangan Nova disambut langsung, Dewan Pertimbangan Syariah Baitul Mal, Prof. Alyasa’ Abubakar, serta Komisioner Baitul Mal, Prof. Nazaruddin. A. Wahid dan Dr. Abdul Rani Usman. Hadir juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto.

Nova mengatakan, ia dan istri menitipkan zakat melalui Baitul Mal Aceh sebagai masyarakat biasa. Namun sebagai gubernur Aceh ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan animo agar membayar zakat melalui baitul mal.

“Penyaluran (zakat melalui Baitul Mal) sangat terorganisir dan insya Allah bisa dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” kata Nova.

Tak lupa Nova mengajak seluruh masyarakat Aceh yang secara tuntunan agama telah diwajibkan menunaikan zakat untuk membayarnya di Baitul Mal Aceh.

Sementara itu, Ketua Komisioner Baitul Mal Aceh, Prof. Nazaruddin. A. Wahid, mengapresiasi gubernur Aceh yang telah mempercayai kewajiban zakatnya di lembaga keistimewaan tersebut. “Sebuah kehormatan, bapak gubernur dan ibu membayar zakat mal dengan penuh keikhlasan di sini,” katanya.

Pihaknya tidak melihat dari sisi jumlah yang diserahkan gubernur dan istri, melainkan keikhlasan hati. Motivasi gubernur menyampaikan zakat di Baitul Mal, kata Profesor Nazaruddin, diharapkan menjadi pemicu bagi para muzaki lainnya untuk membayar zakat.

“Insya Allah memotivasi muzaki lain untuk membersihkan hartanya dengan penunaian zakat di Baitul Mal, sehingga pendistribusiannya bisa dilakukan sistematis, dirasakan manfaat oleh para fakir dan mereka yang berhak,” kata Profesor Nazaruddin.

Nova Iriansyah:  Rapatkan Barisan Perangi Narkoba

BANDA ACEH – Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengajak semua pihak dan seluruh elemen masyarakat di seantero Aceh untuk secara bersama, merapatkan barisan dalam upaya memerangi penyalahgunaan narkoba di Aceh yang trend nya sudah sangat mengkhawatirkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, kepada awak media usai menyaksikan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 158 kg dan shabu seberat 13,6 kg, di lapangan Jasdam Kodam Iskandar Muda.

“Forkopimda Aceh bersama seluruh pemangku kebijakan sudah bersepakat untuk merapatkan barisan dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba yang lebih masif. Ini adalah tuntutan, karena upaya pemberantasan narkoba adalah pekerjaan berat, tentu tidak bisa dilakukan hanya oleh satu atau dua instansi atau secara parsial. Langkah sinergitas, menjadi sesuatu yang harus kita lakukan. Sebagai musuh bersama, Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers untuk turut serta dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Bumi Serambi Mekah,” ujar Gubernur.

Saat ini, sambung Gubernur, para pemangku kebijakan sedang merumuskan strategi yang lebih efektif dalam upaya pemberantasan narkoba. Nova meyakini, kegiatan hari ini merupakan salah satu bagian dari upaya sosialisasi yang cukup penting dan efektif untuk mengajak masyarakat terlibat dalam berbagai upaya pemberantasan narkoba.

“Upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Di hulu itu mulai dari pengedar, pemakai dan jaringan-jaringan lainnya, sedangkan di hilir adalah upaya penyadaran. Dengan demikian supply dan demandnya akan semakin mengecil. Sementara di sisi lain, aparat penegak hukum terus melakukan upaya-upaya hukum sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” kata Nova.

Sementara itu, Oditur Militer Kodam Iskandar Muda Marsekal Muda TNI Sujono menjelaskan, pemusnahan barang bukti hari ini adalah  barang bukti yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap. Barang bukti ini berasal dari 22 perkara yang terjadi sejak Bulan April 2020 hingga Februari 2021.

“Sejak 2020 untuk wilayah hukum Oditur Militer 0101/Banda Aceh ada 24 orang dengan 22 berkas perkara yang melibatkan bintara dan tamtama di jajaran Kodam Iskandar Muda, yang ditangani perkaranya oleh Odmil 0101/Banda Aceh. Hasil  pengungkapan ini berkat kerjasama BNN, Penyidik Polisi Militer, rekan-rekan dari kepolisian dan laporan dari masyarakat. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama ini,” ujar Marsekal Muda TNI Sujono

Sementara itu Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, yang turut hadir dalam kesempatan tersebut  menegaskan, bahwa siapapun yang terlibat dalam tindakan penyalahgunaan narkoba akan berhadapan dengan hukum, termasuk internal kepolisian sekalipun.

“Sama degan apa yang disampaikan oleh Oditur Militer tadi, bahwa siapapun yang berbuat kita tindak tegas, termasuk  internal pun akan kita bersihkan. Karena ibarat sapu, jika sapunya kotor ya tidak akan bersih. Jika ingin melakukan pembersihan ya kita bersihkan dari dalam. Prinsipnya tentu sesuai dengan yang disampaikan oleh Kapolri, setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pidana narkoba hukumannya jelas, pidanakan, pecat, selesai,” tegas Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda  mengajak semua pihak untuk ikut serta memberantas narkoba di Aceh. Peran serta masyarakat sangat penting dan menentukan keberhasilan pemusnahan narkoba.

“Upaya penangkapan yang dilakukan selama ini adalah bagian dari upaya memutus rantai suplai, namun yang lebih penting adalah memutus permintaannya atau demand reduction. Mari bersama membangun dan menyelamatkan generasi emas Aceh yang sehat dan bebas narkoba.”

Untuk mempersempit dan menghentikan peredaran narkoba, kata Wahyu, Kepolisian Daerah Aceh telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti bea cukai dan TNI Angkatan Laut untuk mengawasi jalur masuk via laut. Ia mengatakan, garis pantai Aceh yang panjang menjadi salah satu potensi yang mudah bagi pengedar untuk memasuki wilayah Aceh.

Pemusnahan barang bukti berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Acmad Marzuki, Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada, Kajati Aceh M Yusuf dan perwakilan dari BNN Aceh.

Persiraja Datangkan Striker Naturalisasi

Persiraja Datangkan Striker Naturalisasi

Silvio Escobar, direkrut Persiraja.

Silvio Escobar, direkrut Persiraja. (Bolalob/Rizqi Ariandi)

Banda Aceh - Menyambut Piala Menpora 2021 yang bakal bergulir sekitar 10 hari lagi, Persiraja resmi merekrut pemain naturalisasi asal Paraguay, Silvio Escobar.

Pemain yang baru menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) itu sudah tiba di Aceh, Rabu (10/3) pagi. Sore harinya, eks striker Perseru Serui dan Tira Persikabo itu akan segera bergabung latihan dengan Asep Budi dkk. 

"Benar, nanti sore (10/3/2021) akan langsung latihan di Lampineung," kata Sekretaris Persiraja, Rahmat Djailani, dalam rilis resmi klub.

Selain itu, dalam waktu dekat pun Persiraja bakal kedatangan pemain asing untuk memperkuat tim.

"Untuk nama belum bisa kami umumkan, ketika sudah tiba di Aceh, baru saya sampaikan siapa pemain asing itu," ucapnya.

Yang jelas, sosok asing itu adalah debutan di Liga Indonesia alias dia belum pernah berkiprah di sepak bola nasional.

Sementara itu, di Piala Menpora 2021 Persiraja tergabung di Grup D bersama Persita, Bali United, dan Persib. Mereka bakal tampil di Stadion Maguwoharjo Sleman.

Direncanakan Persiraja akan berangkat ke Sleman pada 19 Maret 2021.(bolalob.com)

Melalui Ketua DPRK, Warga Minta Pemerintah Kota Dukung Balai Pengajian Gampong

Banda Aceh - Jamaah Balai Pengajian Hj Sinarti Lambaro Skep meminta Pemerintah Kota Banda Aceh agar lebih peduli dan memberi dukungan terhadap balai-balai pengajian yang ada di gampong-gampong dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan pengelola balai pengajian tersebut, Hj Sinarti, melalui Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, dalam kegiatan reses masa persidangan II yang dilaksanakan di Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Kamis (04/03/2021).

Sinarti menuturkan, untuk melahirkan generasi penerus yang baik dan islami, seorang anak harus mendapatkan bimbingan dari orang tua. Oleh karena itu, pihaknya terus meghidupkan pengajian di tingkat gampong bagi para orang tua untuk membekali mereka dengan ilmu agama. 

"Karena itu kami ingin memberikan motivasi kepada orang tua agar dalam mendidik anak-anak mereka menjadi saleh dan saleha, dengan membimbing anak secara islami. Dalam hal ini kami meminta dukungan pemerintah agar ibu-ibu lebih semangat dalam mengikuti pengajian ini," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menyambut baik aspirasi yang disampaikan warga. Sebagai pimpinan DPRK Banda Aceh, dirinya meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan perhatian dan membina kegiatan-kegiatan keagaman di tingkat gampong.

"Ini sangat urgen untuk mempersiapkan generasi yang islami dalam rangka mewujudkan Banda Aceh gemilang dalam bingkai syariah," kata Farid Nyak Umar.

Menurutnya pemerintah kota dan dinas terkait perlu merumuskan program-program untuk membangun karakter positif bagi warga.  Program itu bisa dalam bentuk pendampingan agar masyarakat siap dan kuat dalam menghadapi tantangan zaman, serta bisa beradaptasi dan tidak terpengaruh dengan efek-efek negatif globalisasi.

"Hari ini kita menyaksikan bagaimana pengaruh dari narkoba, judi online, dan kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat lainnya," ujar politisi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Oleh karena itu kata Farid, menjadi sangat penting khususnya peran orang tua untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap warga serta terus membangun kepedulian terhadap sesama.

"Penting juga diingat, jangan sampai karena kita tinggal di kota lalu timbul perasaan individual atau sendiri–sendiri sehingga tidak peduli dengan kondisi lingkungan," kata Farid.

"Insyallah dengan kebersamaan maka kita yakin Banda Aceh akan lebih baik dan kemudian pemerintah dengan dukungan sepenuhnya kepada masyarakat akan mampu mewujudkan program–program untuk meningkatkan kulitas pengamalan syariat Islam insyaallah itu akan membentuk Kota Banda Aceh gemilang dalam bingkat syariah," tutup Farid.

Back To Top