-->

Kantor Berita Peristiwa

Risma : Dulu Saya Juga Difitnah Seperti Illiza

Walikota Surabaya Tri Risma Harini mengakui, apa yang dialami walikota Banda Aceh nonaktif, Illiza Sa’aduddin Djamal saat ini juga pernah dirasakannya beberapa waktu silam.
Fitnah yang diterimanya juga sama seperti yang diterima oleh Illiza saat ini, yang mencalonkan dari sebagai walikota Banda Aceh.
“Saat itu banyak yang mengatakan Surabaya tidak pantas dipimpin perempuan, saya difitnah dengan berbagai macam supaya tidak jadi walikota, tapi Allah maha mendengar dan maha mengetahui, dan itu akan mereka pertanggungjawabkan di hari akhirat kelak, ”Ujar Risma berbagi pengalaman, saat menjadi juru kampanye akbar Illiza-Farid di Banda Aceh, Minggu (29/01).
Namun kata Risma, ia mendapatkan dukungan penuh, khususnya dari kaum ibu. Apalagi Aceh kata Risma, perempuan menjadi pemimpin bukanlah hal baru, banyak sosok-sosok pemimpin perempuan di Aceh yang dikaguminya seperti Cut Nyak Dhien.
“Kalau ada yang bilang Illiza nggak pantas, lalu yang pantas siapa?,padahal saya tau betul komitmen dari seorang ibu Illiza untuk Banda Aceh sangat luar biasa. Saya berharap warga Banda Aceh jangan nanti gara-gara 100 ribu mau menderita untuk lima tahun,”tambahnya.
Risma mengingatkan warga Banda Aceh, jika salah memilih pemimpin pada Pilkada 15 Februari 2017 nanti, maka warga Banda Aceh harus siap-siap menderita untuk lima tahun kedepannya. Iapun berharap kepada warga Banda Aceh untuk tidak mengkhianati orang yang telah mencurahkan seluruh hidupnya untuk kepentingan Banda Aceh.
Sementara itu calon walikota Banda Aceh sempat tidak mampu membendung air mata saat menceritakan fitnah-fitnah yang diterimanya dan keluarganya selama proses Pilkada. Meskipun demikian Illiza mengaku hanya bisa berdoa agar pihak yang memfitnahnya segera bertaubat dan mendapatkan hidayah.
“Saya keluar malam-malam menutup bar di salah satu hotel, kalau keluar saya selalu didampingi suami, lalu apa kata mereka?mereka bilang suami saya ditangkap, apa itu tidak keji fitnahnya?,”ujar Illiza menangis.
Iapun mengingatkan, jika pada Pilkada ini perempuan tidak dukung perempuan maka jangan harap kedepan perempuan akan punya tempat untuk berkiprah dalam pembangunan kota ini.
Apalagi kata Illiza, dirinya maju bukan sekedar suka-suka, melainkan sudah melalui pertimbangan matang, hasil konsultasi dengan para ulama di Aceh. “Saya konsultasi dengan MPU Aceh, MPU Banda Aceh dan juga ulama kharismatik Aceh Abu Tumin, tidak ada yang melarang,”ujarnya.
Ditempat yang sama Calon wakil walikota Banda Aceh Farid Nyak Umar memaparkan sejumlah prestasi yang mampu diraih kota Banda Aceh semasa kepemimpinan Illiza sebagai walikota. Selain itu angka kemiskinan Banda Aceh terus mengalami penurunan serta pelaksanaan syariat Islam diakui sebagai yang terbaik di Aceh.
Kampanye akbar Illiza-Farid selain diisi dengan orasi politik juga diisi dengan zikir akbar dan tausiah oleh Ustadz Ahmad Alhabsy. Turut hadir tokoh-tokoh parpol baik dari Nasional, provinsi maupun kota Banda Aceh. Turut hadir tokoh-tokoh masyarakat, ulama, tokoh pers, tokoh perempuan dan maniak sepakbola.(sumber)
Labels: Pilkada

Thanks for reading Risma : Dulu Saya Juga Difitnah Seperti Illiza. Please share...!

0 Komentar untuk "Risma : Dulu Saya Juga Difitnah Seperti Illiza"

Back To Top